Minggu, 18 September 2011

"Perjalanan Jum'at"

09-09-2011/17:53 
 Daarut Tauhid , Bandung

 Assalamualaikum malam, ini nih efek berwisata rohani di salah satu daerah yang cukup padat dengan orang-orang yang selalu sibuk dengan aktivitasnya, alhamdulilah yahhh... Hari jumat ini cukup hari yang padat dan sesuatu yang tidak biasanya aku lakukan, bertemu teman smp aku dulu yang tak pernah tahu kosan yang dia tempati, padahal jarak bandung-jatinangor tidaklah begitu jauh walau sedikit makan waktu karena perlu putus nyambung menaiki angkot kalau ada niat ketempatnya disana. Dengan keperluan yang sama, akhirnya kita berdua dari semenjak sebelumnya bertemu berjanji untuk mengunjungi perpustakaan FE di UNPAD universitasku. Jumat pagi aku pun telah disibukan dengan persiapan keberangkatan diriku, dijemput sang kekasih menerjang kemacetan dan kesibukan semua orang-orang dipagi hari. 
Akhirnya sampai juga di perpusatkaan yangh bukan kita tuju Cisral, ada-ada saja ternyata aku dan enggar temanku punya maksud yang berbeda bisa dikatakan misscom(miss comunication), dengan kata lain aku salah masuk. Dengan ditemani si doi aku akhirnya bertemu temanku itu di tempat yang benar akhirnya, perpustakan ilmiah dan skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran. Tidak cukup bertemu kemacetan, huru-hara di perjalanan dan kesalahan datang ke perpustakaan yang dituju diperpustakaan ini aku kaget dengan struktur peraturan yang ada yang dibuat sedikit cukup menyusahkan ditambah lagi ada pembayaran tujuh ribu rupiah setiap kunjungan yang dikenai setiap orang yang ingin masuk perpustkaan itu, kecuali mahasiswa ekonomi itu sendiri padahal aku mahasiswa UNPAD juga ttetapi tidak ada toleransi.

 iisshhhh, mentang-mentang anak ekonomi segala di bisniskan, tak apalah aku jadi tahu hal ini. Karena factor keterlambatan datang alhasil aku hanya dapat menikmati waktu yang hanya sedikit untuk melihat-lihat skripsi yang ada disana, disebabkan hari ini hari yang pendek yaitu hari jumat. Selesai melihat dan menyimak isi skripsi yang aku pilih disana, perut ini memanggil dan merengek selanjutnya kita pergi mencari tempat makan untuk memenuhi keinginan perut ini. Afriany, ya disini akhirnya kita berhenti dan memilih untuk makan. Makannya hanya memerlukan waktu sebentar tetapi obrolan kita yang memerlukan waktu yang cukup lama. Aku menemukan teman baru namanya Tari dia salah satu teman Enggar di kampusnya STT TELKOM, karena mereka lebih awal dari aku sudah dapat memulai menyusun skripsi di semester ini aku banyak belajar dan mendengar dari pembicaran ataupun diskusi mereka mengenai skripsi mereka yang mereka bahas dan ambil, sesekali aku bertanya jika aku tidak mengerti dari pembicaaran mereka mengenai hal itu. Ini ilmu tambahan untukku, untuk menyiapkan diriku sendiri yang semester depan insya Allah akan menyusul mereka amin. 
Aku tahu waktu kita di Afriany ini diulur berlama-lama karena mereka menggu memakan waktu untuk bertemu jam dua siang nanti bersama dosen pembimbing skripsi yang mereka pilih. Mendekati jam-jam yang menunjukan jam dua siang, kita pergi menuju kampus ITT Telkom Setiabudhi, ini merupan kampus Internasional ITT Telkom. Aku jadi tahu kampus mereka satu-satu beserta isi dan fasilitas-fasilitas yang ada didalamnya, disini aku bertemu teman Enggar satu lahi namnya Devi dia sedikit lucu menggilitik unik, kadang aku sedikit mencuri untuk memperhatikannya. 
Yah yah yah, waktu sedikit demi sedikit lenyap untuk menggantikan waktu lainnya bergilir menunjukan waktu lain. Tak terasa sore pun datang setelah bertemu dosen pembimbing mereka dengan waktu yang molor bertemunya karena ada masalah sedikit, akhirnya mereka tenang dengan muka yang cerah dan penuh raut wajah yang percaya diri serta sem ngat termotivasi, tinggal menentukan waktu dan judul yang cocok yang harus diberikan kepada doesnnya lagi nanti. Whua…senangnya mereka aku jadi ikut bersemangat, dengan aku dengar-dengar mereka diberi waktu dua bulan untuk mengerjakan skripsi itu oleh dosennya. Semangat ya teman, doa dan semangatku menyertaimu. Lelah mendengar dan mengamati kesibukan mereka mendiskusikan skripsinya setelah bertemu dosen pembimbingnya itu. Tari dan devi lalu pulang, aku bertemu lagi salah satu teman smpku juga uli namanya, akhirnya jumat ini lengkap bertemu teman lama dan kita akan menghabiskan malam ini di tempat kosan temanku Enggar. 

Sebelum berlabuh di peristirahatan, ini termasuk pengalaman yang istimewa. Aku diajak olehnya berwisata rohani untuk solat berjamaah di Mesjid Daarut Tauhiid bandung, tempat pengelolaan agama Islam yang dimilki seorang ustadz terkenal dulu pada masanya yiatu ustadz AA Gym. Nikmat rasanya untuk sebentar berteduh merasakan dan bertemu penguasa kita disana, aku baru tahu dan untuk pertama kalinya kesana. Berkesan komentar pertamaku. Disana ramai sekali terasa berada di daerah sperti aceh atau Negara Malaysia yang rata-rata masyarakatnya mengutamakan agama Islam sbagai sesuatu yang penting dan sacral. Disana aku banyak melihat rata-rata orang pasti memakai jilbabnya atau berkerudung atau laki-lakinya memakai gamis, banyak toko-toko atau outlet berjualan pakaian muslim, kerudung ataupun pernak pernik lainnya yang bernuansa islami, pesantren Daarut Tauhid yang sayangnya aku tak melihat itu karena sudah lelah berjalan-jalan, took buku islami, hotel yang satu-satunya da disitu yang konon kata cerita temanku menjadi tempat singgah peristirahatan orang-orang penting jika ada keperluan disitu seperti Habiburahman yang pernah menempatinya dan yang tak tertinggal kami berhenti untuk makan di tempat makan lima mu namanya. 
 Kata teman ku ini salah satu tempat usaha makanan yang dimiki AA Gym, tempat makan seafoods. Aku kira bakal mahal kalau sekilas aku lihat dari luar, setelah masuk tidak seperti dalam pikiranku harga makanan disini standar untuk mahasiswa karena mungkin disana merupakan sekitar daerah pendidikan banyaknya tempat uiniversitas yang berdiri. Huah, mulai kalap kelaparan aku melihat menu dan harum makanan disekitar jadi ingin semua aku makan, akhirnya aku memutuskan untuk memeilih sop iga bakar unutk makan malam kali ini. Setelah kenyang dengan satu menu yang aku pilih saja ternyata, lalu kami melanjutkan untuk perjalan menanti untuk beristirahat di kosan temanku Enggar, yang sebenarnya butuh perjalanan yang masih panjang lagi karena kita benar-benar jalan untuk sampai tujuan. Sungguh interesting sekali memang hari ini. Semoga aku dapat bertemu mereka kambali dan menghabiskan waktu bersama untuk melukis cerita kita nantinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar